Tuesday, July 23, 2019

Bahasa Indonesia: Dua Sudut Pandang yang Digunakan pada Cerpen


Pancarona Ilmu - Sudut pandang merupakan salah satu bagian unsur intrinsik cerpen. Dimana, sudut pandang ini nantinya menjelaskan posisi pencerita yang mengisahkan cerpen tersebut.

Dalam cerpen, terdapat sudut pandang dibagi menjadi dua jenis sudut pandang. Berikut ini dijelaskan secara lengkap tentang dua jenis sudut pandang tersebut, antara lain:

1. Sudut Pandang Orang Pertama

Model sudut pandang pertama adalah sudut pandang orang pertama. Dimana, dalam cerpen ini nantinya penulis diceritakan sebagai pengganti orang pertama, yaitu "aku". Pada model ini, penulis biasanya memiliki dua peranan, yakni sebagai pemeran utama ataupun pengamat dari tokoh-tokoh lain yang diceritakan.

2. Sudut Pandang Orang Ketiga

Model sudut pandang lainnya yang biasa digunakan adalah sudut pandang orang ketiga. Model sudut pandang ini, menggunakan kata ganti "dia" untuk menunjuk para tokoh yang bermain dalam cerita.

Pada model sudut pandang orang ketiga ini, terbagi menjadi dua jenis, yakni sudut pandang orang ketiga sebagai narator serba tahu dan sudut pandang orang ketiga sebagai tokoh bawahan.

Sudut pandang orang ketiga sebagai narator serba tahu, bisa menjelaskan isi hati dan rahasia dari peristiwa-peristiwa yang dialami tokoh. Sedangkan, sudut pandang orang ketiga sebagai tokoh bawahan, yang berfungsi sebagai pengamat.

Itulah jenis-jenis sudut pandang yang digunakan pada sebuah cerita pendek. Untuk mengetahui unsur intrinsik cerpen yang lain, langsung saja klik di sini.
Read More

Wednesday, July 10, 2019

Resep Masakan: Soto Babat


Pancarona Ilmu - Soto babat adalah salah satu jenis soto, yang banyak digandrungi masyarakat. Tak hanya nikmat, soto ini menghadirkan cita rasa khas yang membuat orang ketagihan.

Babat sendiri merupakan jeroan sapi. Sebelum dicampurkan dalam kuah soto, olah terlebih dahulu babat agar empuk dan hilang bau tidak sedapnya. Berikut ini dijelaskan secara terperinci resep membuat soto babat di rumah.


Bahan-Bahan Soto Babat

1.) 500 gram babat, dicuci bersih
2.) 2 liter air, untuk merebus babat
3.) 100 gram tauge
4.) 1 buah tomat, dibuang biji lalu dipotong-potong
5.) 150 mL santan kental
6.) 3 batang daun bawang, diiris
7.) 3 lembar daun salam
8.) 4 lembar daun jeruk, dibuang tulang daunnya
9.) 2 batang serai, dimemarkan
10.) 4 cm lengkuas, dimemarkan
11.) 6 buah cengkeh
12.) 3 buah kapulaga
13.) 2 sendok teh garam
14.) 1 sendok teh merica
15.) 1 sendok teh kaldu bubuk
16.) 1 sendok teh gula
17.) 2 sendok makan bawang merah goreng
18.) 1,5 liter air, untuk kuah soto
19.) Minyak secukupnya, untuk menumis


Bumbu Halus Soto Babat

1.) 7 siung bawang putih
2.) 15 butir bawang merah
3.) 4 cm kunyit
4.) 3.cm jahe
5.) 4 butir kemiri
6.) 1 sendok teh ketumbar


Cara Membuat Soto Babat

1.) Pertama, rebus babat dengan 2 liter air selama 90 menit hingga empuk. Lalu, tiriskan babat dan buang air rebusannya. Kemudian, potong-potong babat menjadi ukuran kecil. Selepas itu, sisihkan.
2.) Setelah itu, panaskan minyak. Kemudian, tumis semua bumbu halus bersamaan dengan daun salam, daun jeruk, serai, lengkuas, cengkeh, dan kapulaga hingga harum.
3.) Selanjutnya, masukkan babat dan aduk rata.
4.) Kemudian, tuang santan dan air. Lalu, aduk hingga rata.
5.) Lalu, bumbui dengan garam, merica, kaldu bubuk, dan gula. Selanjutnya, aduk rata dan masak hingga mendidih.
6.) Setelah itu, masukkan daun bawang, tauge, tomat, dan bawang merah goreng. Kemudian, aduk sebentar hingga tauge setengah matang. Lalu, angkat.
7.) Terakhir, sajikan soto babat sesuai dengan selera anda.


Catatan:
a.) Saat mencuci babat, cucilah dengan air mengalir sambil diusap-usap lembut setiap bagiannya. Agar kotoran pada babat terbuang dengan sempurna.
b.) Saat memotong babat, perhatikan arah serat. Potonglah babat berlawanan dengan arah serat, agar tidak alot/keras.
c.) Resep soto babat sebagaimana di atas, hanya bisa dibuat sekitar 6 porsi saja.


Untuk melihat resep masakan lainnya, anda bisa langsung klik di sini.
Read More

Bahasa Indonesia: Tiga Jenis Latar yang Digunakan pada Cerpen


Pancarona Ilmu - Latar adalah salah satu unsur intrinsik cerpen, yang menggambarkan tentang waktu, tempat, dan suasana dalam cerita. Dari latar inilah para pembaca mendapatkan gambaran suasana yang terjadi dalam cerpen.

Latar sendiri berdasarkan jenisnya dibagi menjadi tiga macam, yakni waktu, tempat, dan suasana. Berikut ini dijelaskan secara lengkap tentang jenis-jenis latar tersebut, antara lain:

1. Latar Waktu

Latar waktu adalah jenis latar yang menggambarkan kapan cerita ini terjadi. Seperti misalnya: pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari, pada masa lampau, sekarang, dan lain sebagainya.

2. Latar Tempat

Latar tempat adalah jenis latar yang menggambarkan tentang dimana cerita ini terjadi. Dari sini, anda bisa mengetahui lokasi atau tempat kejadian cerita secara jelas. Seperti misalnya: di hutan, di sungai, di pantai, di gunung, di lembah, di kantor, di sekolah, dan lain sebagainya.

3. Latar Suasana

Latar suasana adalah jenis latar yang menggambarkan tentang bagaimana caranya cerita ini terjadi dan bagaimana perasaan tokoh yang terlibat di dalamnya. Seperti misalnya: sedih, senang, bahagia, susah, mudah, dan lain sebagainya.

Itulah jenis-jenis latar yang harus ada dalam sebuah cerita pendek. Untuk mengetahui unsur intrinsik cerpen yang lain, langsung saja klik di sini.
Read More

Monday, July 8, 2019

Bahasa Indonesia: Tiga Jenis Tahapan Alur pada Cerpen


Pancarona Ilmu - Alur adalah suatu rangkaian cerita yang memiliki hubungan sebab-akibat (kausalitas) hingga membentuk satu kesatuan utuh. Alur sendiri memiliki beberapa jenis yang bisa ditemukan dalam cerita. Berikut ini dibahas tentang jenis-jenis alur pada cerpen, antara lain:

1. Alur Maju

Alur maju adalah model alur cerita yang dijabarkan secara kronologis dan mengikuti ketentuan waktu yang selalu bertambah. Untuk bercerita dengan alur maju, tahapan alur yang dilakukan secara konvensional. Mulai dari pengenalan -> konflik -> klimaks -> leraian -> penyelesaian.

2. Alur Mundur

Alur mundur adalah model alur cerita yang biasanya menampilkan konflik atau penyelesaian terlebih dahulu. Dimulai dari konflik atau penyelesaian, barulah anda bisa menceritakan ulang mengenai tahapan masalah yang membentuk alur. Sehingga alur pun terkesan waktunya bergerak mundur atau mengikuti ketentuan waktu yang berkurang.

3. Alur Kilas Balik (Flash Back)

Alur kilas balik adalah model alur cerita dengan penggabungan alur maju disertai kilasan-kilasan kisah yang sifatnya mengenang/mengingat. Kenangan ini pun diceritakan secara detail dan turut membangun kelengkapan cerita.

Itulah jenis-jenis alur yang digunakan saat penulisan cerita pendek (cerpen). Untuk melihat penjelasan lengkap tentang macam-macam tahapan alur pada cerpen, silahkan klik di sini.
Read More

Thursday, July 4, 2019

Resep Masakan: Cilok Tahu


Pancarona Ilmu - Cilok tahu adalah salah satu masakan yang cukup terkenal di masyarakat. Untuk proses pembuatannya, cilok tahu terbilang cukup mudah. Cilok tahu ini bisa pula dibuat dengan rice cooker. Berikut ini dijelaskan secara lengkap, resep membuat cilok tahu.


Bahan-Bahan Cilok Tahu

1.) 20 butir tahu sumedang
2.) 250 gram tepung sagu
3.) 250 gram tepung terigu
4.) 1/4 sendok makan garam
5.) 1/4 sendok makan kaldu ayam bubuk
6.) 250 mL air panas


Bahan Kuah Cilok Tahu

1.) 500 mL air kaldu
2.) 4 siung bawang putih, dimemarkan
3.) 3 batang seledri, diiris
4.) Garam secukupnya
5.) Merica bubuk secukupnya


Cara Membuat Cilok Tahu

1.) Untuk membuat cilok, anda cukup mencampurkan tepung sagu, tepung terigu, garam, dan kaldu bubuk. Kemudian, aduk merata semua bahan tersebut. Lalu, tuang air panas sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. Setelah selesai, sisihkan.
2.) Selanjutnya, keluarkan isi tahu kemudian isi dengan adonan cilok. Lakukan hal ini hingga adonan cilok habis.
3.) Untuk kuahnya, masukkan semua bahan kuah ke dalam rice cooker dan masak. Jika sudah benar-benar panas, letakkan kukusan rice cooker kemudian susun tahu di atasnya. Kukus tahu hingga benar-benar matang.
4.) Terakhir, sajikan tahu cilok yang sudah dibuat dengan kuah selagi hangat.


Catatan:
Resep cilok tahu sebagaimana di atas, hanya cukup untuk dibuatkan 4 porsi saja.
Read More